Ragam
bahasa adalah variasi bahasa yang pemakaianya berbeda-beda menurut topik yang
dibicarakan menurut hubungan pembicara, kawan bicara, dan orang yang
dibicarakan, serta menurut medium pembicaraan. Bahsa mengalami perubahan
seiring dengan perubahan masyarakat. Perubahan itu berupa variasi-variasi
bahasa yang dipakai sesuai keperluannya. Agar banyak variasi tidak mengurangi
fungsi bahasa sebagai alat komunikasi yang efesien, dalam bahasa timbul
mekanisme untuk memilih variasi tertentu yang cocok untuk keperluan tertentu
yang disebut ragam bahasa setandar.
Selasa, 23 Oktober 2012
Senin, 15 Oktober 2012
Tugas 1 Telematika
1. Jelaskan peranan telematika dalam kehidupan sehari-hari khususnya dalam bidang pendidikan!
Jawab :
Peranan Telematika dalam kehidupan sehari
hari khususnya dalam bidang pendidikan salah satunya perkembangan belajar
berbasis online yang dapat diakses melalui media internet berbasis web atau
situs. Dengan metode ini murid dan guru atau dosen tidak harus belajar secara
bertatap muka secara langsung tetapi dengan metode Home Schooling yang bisa
dilakukan kapan saja oleh si murid dengan pengaksesan belajar melalui internet.
Dan pada saat ini hampir semua sekolah maupun kampus sudah mempunyai website
yang menyediakan modul-modul belajar, bahan kuliah, dan hasil penelitian. Dan
terdapat peranan telematika di bidang pendidikan lainnya, yaitu :
Jumat, 05 Oktober 2012
Tata Cara Penulisan Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar
Penulisan kata
Berikut adalah ringkasan pedoman umum penulisan kata.
1. Kata dasar ditulis sebagai satu kesatuan. Contoh: Ibu percaya bahwa engkau tahu.
2. Kata turunan (lihat pula penjabaran di bagian Kata turunan)
- Imbuhan (awalan, sisipan, akhiran) ditulis serangkai dengan kata dasar. Contoh: bergeletar, dikelola [1].
- Jika kata dasar berbentuk gabungan kata, awalan atau akhiran ditulis serangkai dengan kata yang langsung mengikuti atau mendahuluinya. Tanda hubung boleh digunakan untuk memperjelas. Contoh: bertepuk tangan, garis bawahi
- Jika kata dasar berbentuk gabungan kata mendapat awalan dan akhiran sekaligus, unsur gabungan ditulis serangkai. Tanda hubung boleh digunakan untuk memperjelas. Contoh: menggarisbawahi, dilipatgandakan.
- Jika salah satu unsur gabungan hanya dipakai dalam kombinasi, gabungan kata ditulis serangkai. Contoh: adipati, mancanegara.
- Jika kata dasar huruf awalnya adalah huruf kapital, diselipkan tanda hubung. Contoh: non-Indonesia.
Rabu, 26 September 2012
SALAH NALAR
Berpikir adalah obyek material logika. Yang dimaksudkan
dengan berpikir di sini ialah kegiatan pikiran, akal budi manusia. Dengan
berpikir manusia mengolah, mengerjakan pengetahuan yang telah diperoleh. Dengan
mengolah dan mengerjakan ia dapat memperoleh kebenaran. Pengolahan, pengerjaan
ini terjadi dengan mempertimbangkan, menguraikan, membandingkan serta
menghubungkan pengertian yang satu dengan pengertian lain. Oleh karena itu,
obyek material logika bukanlah bahan-bahan kimia atau salah satu bahasa.
Akan tetapi, bukan sembarangan berpikir yang diselelidiki
dalam logika, melainkan dalam logika berpikir dipandang dari sudut kelurusan,
ketepatan. Oleh karena itu, berpikir lurus, tepat, merupakan obyek formal
logika. Kapan suatu pemikiran disebut lurus? Suatu pemikiran disebut lurus,
tepat, apabila pemikiran itu sesuai dengan hukum-hukum dan aturan-aturan yang
ditetapkan dalam logika. Kalau peraturan-peraturan itu ditepati, dapatlah
pelbagai kesalahan atau kesesatan dihindarkan. Jadi, kebenaran juga dapat
diperoleh dengan lebih mudah dan lebih aman. Semua ini menunjukkan bahwa logika
merupakan suatu pegangan atau pedoman untuk pemikiran.
Atas dasar itu, gagasan, pikiran, kepercayaan, atau simpulan
yang salah, keliru, atau cacat disebut salah nalar. Salah nalar disebabkan oleh
ketidaktepatan orang mengikuti tata cara pikirannya.
Selasa, 19 Juni 2012
Pentingnya Standarisasi & sertifikasi keahlian - TI
Indonesa kini telah bersiap-siap untuk memasuki era perdagangan bebas. Dalam WTO (World Trade Organization) telah diatur 40 profesi yang akan bebas terbuka untuk semua negara. Beberapa jenis professi dikelompokkan dalam 6 kelompok profesi yang meliputi: pengacara, akuntan, professional services, personal computer services, tourism services, dan medicine services.
Komponen pokok yang harus diperhatikan dalam menentukan standar profesi adalah kompetensi. Kompetensi disini mencakup:
· Pendidikan yang berkaitan dengan profesinya,
· Pengetahuan dan ketrampilan dibidang yang bersangkutan,
· Working attitude (sikap kerja).
· Kemampuan komunikasi dan social serta training.
Kompetensi di bidang TI
Kompetensi berbanding lurus dengan nilai seorang pekerja TI
- Makin langka orang yang bisa menempati suatu posisi juga akan ikut mendongkrak valueorang tersebut
- Di bidang TI, tenaga yang dibutuhkan adalah mereka yang memiliki kapasitas dan kompetensi tertentu dan sangat spesifik
- Dua poin penting dalam profil calon pelamar yang diharapkan oleh perusahaan secara umum, yakni latar belakang pendidikan (akademis) dan non pendidikan sebagai nilai tambah
Langganan:
Postingan (Atom)