Rabu, 26 September 2012

SALAH NALAR


Berpikir adalah obyek material logika. Yang dimaksudkan dengan berpikir di sini ialah kegiatan pikiran, akal budi manusia. Dengan berpikir manusia mengolah, mengerjakan pengetahuan yang telah diperoleh. Dengan mengolah dan mengerjakan ia dapat memperoleh kebenaran. Pengolahan, pengerjaan ini terjadi dengan mempertimbangkan, menguraikan, membandingkan serta menghubungkan pengertian yang satu dengan pengertian lain. Oleh karena itu, obyek material logika bukanlah bahan-bahan kimia atau salah satu bahasa.

Akan tetapi, bukan sembarangan berpikir yang diselelidiki dalam logika, melainkan dalam logika berpikir dipandang dari sudut kelurusan, ketepatan. Oleh karena itu, berpikir lurus, tepat, merupakan obyek formal logika. Kapan suatu pemikiran disebut lurus? Suatu pemikiran disebut lurus, tepat, apabila pemikiran itu sesuai dengan hukum-hukum dan aturan-aturan yang ditetapkan dalam logika. Kalau peraturan-peraturan itu ditepati, dapatlah pelbagai kesalahan atau kesesatan dihindarkan. Jadi, kebenaran juga dapat diperoleh dengan lebih mudah dan lebih aman. Semua ini menunjukkan bahwa logika merupakan suatu pegangan atau pedoman untuk pemikiran.

Atas dasar itu, gagasan, pikiran, kepercayaan, atau simpulan yang salah, keliru, atau cacat disebut salah nalar. Salah nalar disebabkan oleh ketidaktepatan orang mengikuti tata cara pikirannya.

Selasa, 19 Juni 2012

Pentingnya Standarisasi & sertifikasi keahlian - TI

Indonesa kini telah bersiap-siap untuk memasuki era perdagangan bebas. Dalam WTO (World Trade Organization) telah diatur 40 profesi yang akan bebas terbuka untuk semua negara. Beberapa jenis professi dikelompokkan dalam 6 kelompok profesi yang meliputi: pengacara, akuntan, professional services, personal computer services, tourism services, dan medicine services.

Komponen pokok yang harus diperhatikan dalam menentukan standar profesi adalah kompetensi. Kompetensi disini mencakup:
·         Pendidikan yang berkaitan dengan profesinya,
·         Pengetahuan dan ketrampilan dibidang yang bersangkutan,
·         Working attitude (sikap kerja).
·         Kemampuan komunikasi dan social serta training.

Kompetensi di bidang TI
Kompetensi berbanding lurus dengan nilai seorang pekerja TI
  • Makin langka orang yang bisa menempati suatu posisi juga akan ikut mendongkrak valueorang tersebut
  • Di bidang TI, tenaga yang dibutuhkan adalah mereka yang memiliki kapasitas dan kompetensi tertentu dan sangat spesifik
  • Dua poin penting dalam profil calon pelamar yang diharapkan oleh perusahaan secara umum, yakni latar belakang pendidikan (akademis) dan non pendidikan sebagai nilai tambah

Selasa, 05 Juni 2012

NIKMATNYA MAKAN BUBUR AYAM


 

Nikmatnya makan bubur ayam saya kira pas untuk judul foto di atas, di mana 2 anak jalanan sedang menikmati makan bubur ayam di pagi hari di sebuah halaman kampus swasta di Depok. Menikmati sarapan sebelum memulai aktifitas yang akan dilakukannya. saya sering melihat mereka di sekitar kampus depok, melakukan aktifitas mengamen, mengemis kadang malam hari saya sering melihat dia tidur di halaman toko depan kampus. Kerasnya hidup membuat mereka menjadi seperti ini, kemana orang tua mereka yang seharusnya menjaga dan menafkahi mereka, bagaimana dengan pendidikan mereka.

FISIP MASUK DESA


Foto ini adalah dimana sekelompok mahasiswa dan mahasiswi Universitas Negeri yang berada di depok. salah satu cara menggalangkan dana untuk sebuah acara dengan tema "FISIP MASUK DESA" yaitu kegiatan baksos atau bakti sosial kelingkungan yang kurang mampu.

Demi kelancaran acara tersebut mahasiswa dan mahasiswi melakukan cara seperti ini, disamping mencari dana dari sponsor dan donatur. Cara seperti ini juga yang membuat para panitia menjadi kompak dan akrab.

Biasanya mereka melakukan kegiatan ini setalah jam kuliah selesai atau waktu libur kuliah. cara ini biasanya dilakukan ditempat-tempat ramai seperti rumah makan, halaman kampus yang banyak orang dan lain-lain.

Semoga Sukses dengan acaranya

Rabu, 09 Mei 2012

PROFESI IT PALING PROSPEKTIF

Teknologi Informasi merupakan teknologi yang berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Teknologi ini meliputi pengolahan data, termasuk memproses, mengirim, mendapatkan, menyusun, menyimpan, menjaga memanupulasi data dalam berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang akurat dan tepat waktu. Infrastruktur dari teknologi Informasi adalah komputer, peralatan pendukung (Peripheral Devices), perangkat lunak, dan peralatan untuk komunikasijaringan.

Perkembangan Teknologi informasi membawa banyak perubahan pada system kehidupan, terutama tranformasi dari system manual kesistem yang terkomputerisasi pada berbagai pelayanan masyarakat. Perkembangan Teknologi tersebut tentunya berorientasi pada kemudahan pada masyarakat dalam melakukan berbagai kegiatan.

Dengan teknologi informasi, kemudahan dalam memperoleh, menciptakan, mengolah, dan mendistribusikan data dapat diperoleh. Sebagai contoh dalam system perbankan, dengan teknologi informasi dapat mengolah cek nasabah dan membuat berbagai laporan rekenin Koran nasabah dan transaksi yang terjadi dengan akurat. Semakin meluasnya penerapan teknologi informasi dalam berbagai bidang menjadikan profesi sebagai seorang IT menjadi berkembang dengan tingkat persaingan semakin ketat.