Tampilkan postingan dengan label EP-TSI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label EP-TSI. Tampilkan semua postingan

Selasa, 19 Juni 2012

Pentingnya Standarisasi & sertifikasi keahlian - TI

Indonesa kini telah bersiap-siap untuk memasuki era perdagangan bebas. Dalam WTO (World Trade Organization) telah diatur 40 profesi yang akan bebas terbuka untuk semua negara. Beberapa jenis professi dikelompokkan dalam 6 kelompok profesi yang meliputi: pengacara, akuntan, professional services, personal computer services, tourism services, dan medicine services.

Komponen pokok yang harus diperhatikan dalam menentukan standar profesi adalah kompetensi. Kompetensi disini mencakup:
·         Pendidikan yang berkaitan dengan profesinya,
·         Pengetahuan dan ketrampilan dibidang yang bersangkutan,
·         Working attitude (sikap kerja).
·         Kemampuan komunikasi dan social serta training.

Kompetensi di bidang TI
Kompetensi berbanding lurus dengan nilai seorang pekerja TI
  • Makin langka orang yang bisa menempati suatu posisi juga akan ikut mendongkrak valueorang tersebut
  • Di bidang TI, tenaga yang dibutuhkan adalah mereka yang memiliki kapasitas dan kompetensi tertentu dan sangat spesifik
  • Dua poin penting dalam profil calon pelamar yang diharapkan oleh perusahaan secara umum, yakni latar belakang pendidikan (akademis) dan non pendidikan sebagai nilai tambah

Rabu, 09 Mei 2012

PROFESI IT PALING PROSPEKTIF

Teknologi Informasi merupakan teknologi yang berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Teknologi ini meliputi pengolahan data, termasuk memproses, mengirim, mendapatkan, menyusun, menyimpan, menjaga memanupulasi data dalam berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang akurat dan tepat waktu. Infrastruktur dari teknologi Informasi adalah komputer, peralatan pendukung (Peripheral Devices), perangkat lunak, dan peralatan untuk komunikasijaringan.

Perkembangan Teknologi informasi membawa banyak perubahan pada system kehidupan, terutama tranformasi dari system manual kesistem yang terkomputerisasi pada berbagai pelayanan masyarakat. Perkembangan Teknologi tersebut tentunya berorientasi pada kemudahan pada masyarakat dalam melakukan berbagai kegiatan.

Dengan teknologi informasi, kemudahan dalam memperoleh, menciptakan, mengolah, dan mendistribusikan data dapat diperoleh. Sebagai contoh dalam system perbankan, dengan teknologi informasi dapat mengolah cek nasabah dan membuat berbagai laporan rekenin Koran nasabah dan transaksi yang terjadi dengan akurat. Semakin meluasnya penerapan teknologi informasi dalam berbagai bidang menjadikan profesi sebagai seorang IT menjadi berkembang dengan tingkat persaingan semakin ketat. 

Rabu, 28 Maret 2012

CYBER CRIME : MODUS, PENYEBAB DAN PENANGGULANGANNYA

Cyber Crime : Sebua Evolusi Kejahatan
  • Jenis kejahatan “konvensional” :
a.    K. kerah biru (blue collar crime)
Pencurian, penipuan, pembunuhan
b.    K. kerah putih (white collar crime)
Kejahatan korporasi, k. birokrat, malpraktek dll

Penertia Cybercrime
  • Cybercrime merupakan bentuk-bentuk kejahatan yang ditimbulkan karena pemanfaatan teknologi internet.
  • Dapat didefinisikan sebagai perbuatan melawan hokum yang dilakukan dengan menggunakan internet yang berbasis pada kecanggihan teknologi computer dan telekomunikasi.

CYBER ETHICS: ETIKA MENGGUNAKAN INTERNET


          Sejak awal peradaban, manusia selalu termotivasi memperbaharui teknologi yang ada. Hal ini merupakan perkembangan yang hebat dan terus mengalami kemajuan. Dari semua kemajuan yang signifikan yang dibuat oleh manusia sampai hari ini, mungkin hal yang terpenting adalah perkembangan internet.

Perkembangan Internet
Internet ( Interconection Networking ) merupakan suatu jaringan yang menghubungkan computer diseluruh dunia tanpa dibatasi oleh jumlah unit menjadi satu jaringan yang bisa saling mengakses. Dengan internet tersebut, satu computer dapat berkomunikasi secara langsung dengan computer lain diberbagai belahan dunia.

Pentingnya Etika bagi Profesional bidang TI

Pengertian Etika
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia etika adalah :
·   Ilmu tentang apa yang baik dan yang buruk, tentang hak dan kewajiban moral.
·   Kumpulan asas / nilai yang berkenaan dengan akhlak
·   Nilai mengenai yang benar dan salah yang dianut masyarakat

Dari asal usul kata, Etika berasal dari bahasa Yunani “ethos” yang berarti adapt istiadat / kebiasaan yang baik.
Perkembangan etika  ->  studi tentang kebiasaan manusia berdasarkan kesepakatan, menurut ruang dan waktu yang berbeda, yang menggambarkan perangai manusia dalam kehidupan pada umumnya.

Moral
  • Sony Keraf ( 1991 ) : moralitas adalah system tentang bagaimana kita harus hidup dengan baik sebagai manusia.
  • Frans Magnis Suseno ( 1987 ) : etika adalah sebuah ilmu dan bukan sebuah ajaran.
  • Moralitas menekankan, “ inilah cara anda melakukan sesuatu”
  • Etika lebih kepada, “mengapa untuk melakukan sesuatu itu harus menggunakan cara tersebut ?